Rabu, 25 November 2015

Tips seputar Bakso

Tips Seputar Pembuatan Bakso Sapi

Daging sapi adalah salah satu bahan makanan sumber protein hewani yang mudah dijumpai di pasaran. Bila bosan mengolahnya menjadi resep biasa seperti sate, sup atau soto, variasikan saja resep lainnya untuk membuat hidangan yang istimewa. Membuat bakso sapi bisa menjadi alternatif hidangan spesial.
Cara memasak bakso sapi tak sulit dan bahan-bahan pelengkapnya juga mudah ditemukan. Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan saat membuat bakso sapi? Gunakan Daging Segar Walaupun pembuatan bakso sapi menggunakan berbagai bahan pelengkap, bukan berarti Anda bisa menggunakan daging sapi yang sudah kurang segar. Selalu gunakan daging sapi yang segar, beraroma khas daging, dan berwarna merah cerah.
Daging sapi yang kurang segar hanya akan membuat rasa, aroma, dan tekstur bakso Anda menjadi kurang lezat. Bakso Sapi Bertekstur Halus Jika Anda kurang menyukai bakso sapi yang mengandung urat, Anda bisa membuat bakso sapi dengan menggunakan daging sapi bagian tanjung (rump). Bagian daging sapi tersebut bertekstur lembut dan minim otot sehingga bakso yang dihasilkan bisa bertekstur lebih lembut dan kenyal. Bila Gemar Menyantap Bakso Urat Sensasi bakso urat yang agak kenyal bisa diperoleh dengan menggunakan daging sapi bagian sengkel. Bagian sengkel merupakan bagian depan atas dari kaki sapi yang teksturnya memiliki urat. Ukuran Daging untuk Membuat Bakso Meskipun menggunakan bantuan mesin atau food processor, Anda tetap harus memotong-motong daging ke dalam ukuran yang lebih kecil agar lebih mudah diproses. Daging yang berukuran besar dapat mempersulit proses pembuatan adonan dan menyebabkan suhu adonan bakso jadi panas. Saat Menghaluskan Adonan Bakso Bila Anda membuat adonan bakso dengan bantuan mesin, usahakan untuk menghaluskan adonan bakso dalam waktu yang singkat. Menghaluskan adonan bakso terlalu lama hanya akan membuat temperatur adonan menjadi naik dan merusak kandungan protein pada daging sapi. Hasilnya, bakso akan menjadi lembek dan kurang kenyal. Membentuk Adonan Bakso Adonan bakso yang sudah jadi harus segera dibentuk agar tetap terjaga kualitasnya. Masukkan bola-bola bakso sapi pada air panas bersuhu 600C hingga 800C untuk membentuk lapisan kulit luar bakso yang bertekstur renyah. Selanjutnya, setelah semua bakso sapi siap, Anda bisa merebusnya di air yang mendidih hingga bakso sapi mengapung ke permukaan. Kini, Anda tentu punya ide mengenai alternatif resep bakso sapi setelah membaca ulasan informasi kali ini. Sajikan bakso sapi buatan Anda dengan bahan-bahan pelengkap yang berkualitas dan bergizi, ya.


Sumber : Tim Dapur Demedia. 2008. Masakan Daging Sapi Nusantara. Jakarta: DeMedia Pustaka. goo.gl/dfaVRK Elisa. 2013. Bakso Istimewa, Alami dan Praktis. Surabaya: LinguaKata. goo.gl/PL92pt Diakses pada: 2 Oktober 2014

ANEKA MINUMAN SEGAR KELAPA MUDA PUNCH

bahan yang diperlukan
1.   5 kelapa muda
2.  1 atau 1½ cangkir minuman creme de menthe
3.  1 cangkir sendok vanila
4.  5 jeruk nipis
5.  es batu


CARA MEMBUAT MINUMAN SEGAR
1.   kelapa muda airnya di ambil dan masukan dalam panci
2.  kelapa di serut dengan serutan atau garpu dan masukan dalam bowl punch (semacam basi bundar)
3.  air kelapa di saring dan tuangkan dalam bowl punch
4.  aduk sedikit hingga serutan kelapa muda dan airnya tercampur
5.  masukan minuman creme de menthe, sirup vanila dan sari dari 3 jeruk nipis. aduk perlahan hingga tercampur betul
6.  2 jeruk nipis di potong tipis bundar-bundar dan biji nya di buang.

7.  masukan es batu dan siap sajikan dalam gelas cocktail. 

Sabtu, 21 November 2015

Love Me Harder

Love Me Harder By ARIANA GRANDE

Tell me something, I need to know
Then take my breath and never let it go
If you just let me invade your space
I'll take the pleasure, take away the pain

And if in the moment I bite my lip
Baby, in that moment, you'll know this
Is something bigger than us and beyond bliss
Give me a reason to believe it

'Cause if you want to keep me, you gotta gotta gotta gotta gotta got to love me harder
And if you really need me, you gotta gotta gotta gotta gotta gotta got to love me harder
(Gotta love me harder)
Love me, love me, love me
Harder, harder, harder

I know your motives and you know mine
The ones that love me, I tend to leave behind
If you know about me and choose to stay
Then take this pleasure and take away the pain

And if in the moment you bite your lip
When I get you moaning you know it's real
Can you feel the pressure between your hips?
I'll make it feel like the first time

'Cause if you want to keep me, you gotta gotta gotta gotta gotta got to love me harder
(Imma love you harder)
And if you really need me, you gotta gotta gotta gotta gotta got to love me harder
(Love me harder)
Love me, love me, love me
Harder, harder, harder
Love me, love me, love me
Harder, harder, harder

So what do I do if I can't figure it out?
You got to try, try, try again
So what do I do if I can't figure it out?
I'm gonna leave, leave, leave

'Cause if you want to keep me, you gotta gotta gotta gotta gotta got to love me harder
(I'll love you, love you, love you)
And if you really need me, you gotta gotta gotta gotta gotta gotta got to love me harder
(Love me, love me, baby)
'Cause if you want to keep me, you gotta gotta gotta gotta gotta got to love me harder
(Love me harder)
And if you really need me, you gotta gotta gotta gotta gotta gotta got to love me harder
(Imma love you harder)
Love me, love me, love me
Harder, harder, harder
(Love me, love me, baby)
Love me, love me, love me
(Just a little bit, just a little bit harder, babe)

Harder, harder, harder

Brave

Brave - Sara Bareilles
You can be amazing
You can turn a phrase into a weapon or a drug
You can be the outcast
Or be the backlash of somebody's lack of love
Or you can start speaking up
Nothing's gonna hurt you the way that words do
When they settle 'neath your skin
Kept on the inside and no sunlight
Sometimes a shadow wins
But I wonder what would happen if you

Say what you wanna say
And let the words fall out
Honestly I wanna see you be brave

With what you want to say
And let the words fall out
Honestly I wanna see you be brave

I just wanna see you
I just wanna see you
I just wanna see you
I wanna see you be brave

I just wanna see you
I just wanna see you
I just wanna see you
I wanna see you be brave

Everybody's been there,
Everybody's been stared down by the enemy
Fallen for the fear
And done some disappearing,
Bow down to the mighty
Don't run, stop holding your tongue
Maybe there's a way out of the cage where you live
Maybe one of these days you can let the light in
Show me how big your brave is

Say what you wanna say
And let the words fall out
Honestly I wanna see you be brave

With what you want to say
And let the words fall out
Honestly I wanna see you be brave

And since your history of silence
Won't do you any good,
Did you think it would?
Let your words be anything but empty
Why don't you tell them the truth?

Say what you wanna say
And let the words fall out
Honestly I wanna see you be brave

With what you want to say
And let the words fall out
Honestly I wanna see you be brave
I just wanna see you
I just wanna see you
I just wanna see you
I wanna see you be brave

I just wanna see you
I just wanna see you
I just wanna see you
See you be brave

I just wanna see you
I just wanna see you
I just wanna see you

I just wanna see you
I just wanna see you
I just wanna see you

Proposal Bisnis

Contoh Proposal Usaha Makanan Tradisional " Martabak Manis "

I. Latar Belakang
Dalam suatu pemasaran banyak sekali bentuk dan macam-macam aneka ragam makanan dari yang kecil hingga yang besar dan dari yang murah hingga sampai yang mahal. Untuk kebutuhan sehari-hari banyak sekali aktivitas yang dijalani oleh setiap orang. Dengan aktivitas yang semakin padat, membuat banyak orang membutuhkan asupan makanan tambahan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Makanan-makanan yang tersedia dipasaran saat ini memang sudah beragam, tetapi umumnya makanan tersebut bukanlah makanan tradisonal yang khas Indonesia, serta harga yang ditawarkan juga kebanyakan terlalu mahal.
Salah satu makanan tradisional yang cukup sederhana, tetapi sangat cocok menjadi makanan konsumsi untuk malam hari, dan sekaligus merupakan makanan yang juga cukup istimewa adalah “MARTABAK MANIS”. Pembuatan makanan tradisonal yang khas berasal dari Indonesia ini dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, tetapi lebih higienis, serta akan dijual dengan harga yang sangat terjangkau, maka tentunya hal ini akan menarik minat masyarakat untuk membelinya.
Keberadaan Martabak Manis sebagai salah satu makanan tradisonal khas Indonesia memiliki rasa yang enak, nikmat, mengandung protein dan juga lezat memang telah dikenal dari masa kemasa, sehingga usaha ini memang layak dikembangkan menjadi salah satu usaha kuliner alternatif di Indonesia.
Dengan meihat potensi atau kelebihan seperti hal tersebut di atas, maka saya ingin membuat usaha makanan, yaitu usaha makanan “MARTABAK MANIS” untuk dikembangkan menjadi usaha besar agar masyarakat tidak akan pernah lupa dengan makanan tradisional yang khas Indonesia tersebut.

II. Visi
Menjadikan Martabak Manis sebagai makanan tradisonal khas Indonesia yang mampu menembus pasaran dunia

III. Misi
-          Membuat martabak manis yang memiliki aneka rasa
-          Memasarkan martabak manis di pasar tradisional maupun pasar modern
-          Mendirikan usaha wisata kuliner makanan khas Indonesia

IV. Analisa Peluang Usaha
Setiap kegiatan untuk memulai usaha, maka hal yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah mengukur kemampuan terhadap lingkungan atau pesaing, yaitu melalui analisis SWOT:
1. Strenght (Kekuatan)
    Kekuatan dari produk ini adalah:
a.       Menjual produk untuk semua kalangan masyarakat
b.      (satu) produk terdiri dari beberapa macam bentuk dan rasa
c.       Bahan produk yang terjamin dan higienis
2. Weakness (Kelemahan)
    Kelemahan dari produk ini adalah:
a.       Tidak tahan lama
b.      Produknya mudah ditiru
3. Opportunity (Peluang)
a.       Tempat Strategis
b.      Fasilitas yang cukup memadai
4. Threath (Ancaman)
a.       Adanya pesaing yang menjual produk dengan harga yang lebih murah

V. Marketing Mix
1.      Product (Produk)
Produk yang dijual adalah "Martabak Manis" yang merupakan makanan selingan sehari-hari
2.      Price (Harga)
Harga perporsi Rp 12.000 karena harga ini sangat terjangkau dan relatif murah
3.      Promotion (Promosi)
Dalam melakukan promosi produk ini dengan menyebarkan brosur kepada masyarakat dan dilakukan masa promosi pada setiap pembelian 1 paket dengan isi 5 porsi akan memberikan diskon 10% dari harga tersebut.
4.      Place (Tempat)
Tempat yang dipilih yaitu di Delanggu, tepatnya di depan pasar Delanggu Klaten, karena letaknya cukup strategis dan mudah dijangkau masyarakat (konsumen).

VI. Proses Produksi
Untuk membuat martabak manis, bahan-bahan yang diperlukan dan proses produksinya seperti berikut :
Bahan:
·         2 butir telur
·         450 ml air
·         350 gr tepung terigu serbaguna
·         75 gr gula pasir
·         25 gr susu bubuk full cream
·         5 gr garam
·         5 gr baking soda
·         1 gr vanili bubuk
·         50 ml minyak sayur
·         Filling: susu kental manis, keju, mesyes, kacang tanah, wijen *sesuai selera*

Cara membuat:
1.      Kocok lepas telur, masukkan air hingga air berbuih.
2.      Campur rata semua bahan kering, masukkan ke dalam air. Kocok hingga semua bahan   larut.
3.      Masukkan vanili dan minyak sayur aduk rata. Diamkan adonan selama 30 menit.
4.      Tuang ke dalam cetakan martabak manis yg sudah dipanaskan, tutup sampai permukaan berpori-pori. Tabur dengan sedikit gula pasir pada permukaan. Tutup kembali hingga matang.
5.      Angkat dan oles dengan butter, tabur dengan bahan filling
6.      Lipat oles atasnya dengan butter, potong2.

VII.  Perhitungan Modal dan Harga Jual
1.    Modal :
Bahan Baku
a.       Terigu 2 kg                                                  Rp  14.000
b.      Telur 2 kg                                                    Rp  14.000
c.       Gula Pasir 1 Kg                                          Rp  10.000
d.      Air                                                               Rp   -
e.       Garam                                                         Rp   2.000
f.       Soda kue                                                     Rp   3.000
g.      Blue Band                                                   Rp   5.000
h.      Pewarna kuning                                          Rp   3.000
i.        Fermipan                                                     Rp   3.000
                                                                                     ---------------
                                                                                    Rp.53.000


Bahan Taburan
a.       Kacang tanah 1/2 kg                                   Rp   5.000
b.      Meises                                                         Rp   5.000
c.       Keju                                                            Rp  11.000
d.      Susu kental MANIS                                   Rp   7.000
e.       Wijen                                                          Rp   5.000
                                                                                    -----------------
                                                                                     Rp. 45.000

     - Bahan baku tambahan (gas)                                 Rp. 40.000
Bahan baku + Bahan taburan + Bahan baku tambahan =
Rp 53.000   + Rp 45.000        + Rp 40.000                    =  Rp. 138.000

2.      Harga Jual
Harga Jual:                                                                         Rp 10.000 x 40 porsi = Rp 400.000
Harga Pokok Produk per unit:
Harga beli bahan baku                                                        Rp  3.450
Harga beli bahan tambahan                                                Rp  1.000
                                                                                           -------------
                                                                                           Rp  4.450
     Jumlah Hpp:                                                                  Rp  4.450 x 40 porsi = Rp 178.000


VIII. Perhitungan Rugi Laba
Pendapatan dari penjualan                                                                  Rp.  400.000
Harga Pokok Penjualan                                                                       Rp.  178.000
Laba Kotor                                                                                          Rp.  222.000
Biaya penjualan:
            Biaya pembuatan brosur                                                Rp   30.000
            Biaya transportasi                                                          RP   30.000
            Biaya sewa tempat                                                         Rp   25.000
            Biaya listrik dan air                                                        Rp   10.000
            Biaya komunikasi                                                           Rp   20.000
            Biaya lainnya                                                                 Rp   10.000
                                                                                                        ---------------
                                                                                                        Rp 125.000

    Laba bersih                                                                     Rp   97.000

    Perhitungan margin keuntungan
    Rp   97.000
    ---------------- x 100% = 24,25%
    Rp 400.000

IX. Analisis Keuntungan :
       Pendapatan per bulan :
              Omzet Rp. 400.000 x 30 hari =                                                        Rp. 12.000.000
              Laba kotor per bulan 222.000 x 30 =                                    Rp.   6.660.000

       Keuntungan bersih per bulan :
             (Rp.222.000 – Rp. 125.000) x 30 =                                       Rp.   2.910.000

X. Kesimpulan
Kesimpulan bahwa agar produk yang kita pasarkan dapat diterima oleh semua kalangan, baik dalam negeri maupun luar negeri maka kita harus :
1.        Membuat produk yang bermanfaat, berkualitas dan laku dijual dengan harga bersaing;
2.        Membuat desain yang baru dan harga terjangkau
3.        Membuat produk lebih cepat dan lebih murah;
4.        Memilih dan menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan.